Mamasa, - Pembangunan jembatan gantung Garuda di Desa Tadisi kecamatan Sumarorong kabupaten Mamasa terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pengecoran pondasi cakar ayam sebagai bagian dari penguatan struktur dasar jembatan, Kami (16/04/2026).
Jembatan gantung tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antar wilayah yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga.
Kegiatan pengecoran dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Kodim 1428/Mamasa bersama masyarakat setempat. Hal ini merupakan implementasi nyata dari pembinaan teritorial dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Danramil 02/Sumarorong Lettu Cpm Mansur menyampaikan bahwa proses pengecoran pondasi merupakan tahapan krusial dalam pembangunan jembatan.
“Pengecoran cakar ayam ini menjadi bagian penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan. Kami bersama masyarakat terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana, ” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran jembatan gantung ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah, ” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung Garuda di Desa Tadisi diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
